Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 01-01-2024 Asal: Lokasi
Definisi Pipa Baja ERW:
Pipa baja ERW, atau Pipa Baja Las Tahan Listrik, memanfaatkan efek kulit dan efek kedekatan arus frekuensi tinggi untuk memanaskan dan memadukan tepi kumparan canai panas yang dibentuk oleh mesin pembentuk. Selanjutnya, tekanan diterapkan melalui pengelasan dengan rol pengepres dan ekstrusi untuk mencapai produksi. ERW menunjukkan karakteristik seperti efisiensi tinggi, efektivitas biaya, konservasi material, dan otomatisasi yang mudah, sehingga banyak digunakan di sektor industri seperti penerbangan, dirgantara, energi, elektronik, mobil, dan industri ringan. Ini memegang peran penting dalam proses pengelasan.
Pipa baja las hambatan listrik tersedia dalam dua bentuk: pipa baja las AC dan pipa baja las DC. Pengelasan AC selanjutnya dikategorikan menjadi pengelasan frekuensi rendah, pengelasan frekuensi menengah, pengelasan frekuensi super menengah, dan pengelasan frekuensi tinggi berdasarkan frekuensi. Pengelasan frekuensi tinggi sebagian besar digunakan untuk memproduksi pipa baja berdinding tipis atau berdinding standar, dengan subdivisi seperti pengelasan kontak dan pengelasan induksi. Pengelasan DC umumnya diterapkan pada pipa baja berdiameter kecil.
Singkatnya, pipa las frekuensi tinggi adalah bagian dari pipa las ERW, yang diproduksi melalui proses pengelasan frekuensi tinggi. Pipa las jahitan lurus ERW menunjukkan kinerja produk yang canggih, kualitas unggul, dan fitur yang relatif ekonomis, khususnya di bidang penyimpanan dan transportasi minyak dan gas.
Definisi Pipa Baja SAW:
Pipa baja SAW, atau Pipa Baja Las Busur Terendam, mencakup dua jenis utama: Pipa Baja Las Busur Terendam Longitudinal (pipa baja LSAW) dan Pipa Baja Las Busur Terendam Spiral (pipa baja SSAW). Proses pembuatan SAW melibatkan pengelasan busur baja terendam, menciptakan kepadatan arus tinggi yang mencegah hilangnya panas secara cepat dari lapisan fluks, memusatkannya di wilayah pengelasan. Standar yang umum digunakan untuk pipa SAW adalah API 5L. Pipa SAW dikenal dengan pengelasan berkualitas tinggi, efisiensi produksi tinggi, dan diterapkan secara luas pada bejana bertekanan, manufaktur pipa, balok, sistem fluida bertekanan rendah, dan pabrik baja.

Perbandingan Antara Pipa Baja ERW Dan Pipa Baja SAW:
Metode Pembuatan:
Pipa Baja ERW: Menggunakan dua elektroda tembaga untuk memberikan tekanan dan arus selama pengelasan. Elektroda berputar saat material lewat di antara keduanya, memungkinkan terjadinya pengelasan panjang yang terus menerus.
Pipa Baja SAW: Memanfaatkan las busur terendam, dengan busur las terendam fluks. Kawat pengisi padat kontinu dimasukkan, dan pipa dilas ganda, pertama dari dalam dan kemudian dari luar.
Kualitas Permukaan:
Pipa ERW memiliki lapisan las yang rata dan halus, lebih unggul daripada tulangan las yang ditemukan secara internal dan eksternal di sebagian besar pipa SAW (LSAW, SSAW).
Cacat Las:
Pipa ERW menunjukkan lebih sedikit cacat las dibandingkan pipa SAW karena pelarut yang mengendap di SAW, sehingga menghasilkan lebih banyak cacat.
Rasio Stres Sisa:
Rasio tegangan sisa pada ERW lebih rendah dibandingkan pada pipa baja SAW. Pipa ERW mengalami deformasi yang lebih menyeluruh sehingga menghasilkan tegangan sisa yang lebih kecil.
Kinerja dan Daya Tahan Secara Keseluruhan:
Pipa ERW memiliki kinerja keseluruhan yang mirip dengan pipa SAW, namun jika terjadi kerusakan, pipa ERW dapat dilas dan diperbaiki, sehingga menjamin ketahanan yang lebih baik dibandingkan pipa SAW, yang dapat retak atau menimbulkan korosi.
Proses Pembuatan Pipa Baja Dilas SAW:
SAW Jahitan Tunggal: Melibatkan pengelasan busur terendam dengan busur las terendam dalam fluks. Kawat pengisi padat terus menerus ditambahkan dari luar. Pipa tersebut dilas ganda, pertama dari dalam dan kemudian dari luar.
Double Seam SAW: Dua bagian pertama dihubungkan dengan pengelasan paku (fit-up), menciptakan dua lapisan las berlawanan yang dilas dari dalam dan luar.
Spiral SAW: Pelat baja membentuk lingkaran spiral dan dilas dari dalam dan luar, memungkinkan berbagai diameter. Pipa baja SSAW digunakan untuk layanan bertekanan rendah, sedangkan pipa baja LSAW digunakan untuk layanan bertekanan sedang hingga tinggi, dengan SSAW lebih murah dibandingkan LSAW.